Jual domain murah? Jangan terburu-buru!

Jual domain murah? Pikir lagi deh!

Panik. Itulah hal yang terjadi acap kali manusia melakukan hal-hal di luar kebiasaan dan ekspektasinya, terlebih jika hal tersebut merupakan hal yang berdampak pada hal-hal besar, sebut saja uang, karir, sumber daya, dsb.

Hal itulah yang juga terjadi pada saya saat membantu seorang client untuk menangani pembuatan website untuk bisnisnya. Cerita dimulai dengan perbincangan kami mengenai pengembangan bisnis onlinenya menuju skala yang lebih besar, wordpress. Singkat cerita, kami menemui satu titik temu yakni client saya sepakat untuk melakukan pembelian domain dan hosting beserta pengaturannya melalui perantara saya (client terima beres).

Sama seperti pekerjaan-pekerjaan lainnya yang biasa saya kerjakan, tidak ada hal-hal aneh (bahkan pertanda) yang terjadi pada saya, terkecuali waktu yang sudah menunjukkan pukul 9 malam dan saya masih terjaga dari hari sebelumnya.

***

Solusi humman error

Hati serasa tersambar geledek saat sadar bahwa nama domain yang saya masukkan pada saat melakukan order salah. Panik dan gelisah mulai timbul, pasalnya meskipun saya dapat melakukan pembelian domain baru yang sesuai dengan pesanan, bagaimana dengan domain yang salah ini?

Awal mula saya tersirat ide untuk menjual domain tersebut secara pribadi (ke teman-teman terdekat), mulailah saya pasarkan promosi domain tersebut, tentu saja dengan harga minimum pasar.

 

Kira-kira seperti itu pesan promosi yang saya broadcast ke beberapa grup jejaring saya di sebuah aplikasi messenger. Namun sepertinya saya salah sasaran, meskipun berada di jenjang dan perguruan yang sama, tidak banyak yang tertarik dengan ‘hal-hal berbau’ seperti itu, hanya di-read saja!

Mulailah pencarian singkat saya mengenai domain marketers, cukup banyak teman-teman di internet yang ternyata menekuni bisnis ini, hmm pantas saja setiap kali saya mau membeli domain bagus, acap kali domain tersebut sudah terdaftar, dasar makelar Oops!

Niat hati ingin menjual domain tersebut dengan cepat, namun apa daya, saat hendak bergabung bersama sebuah grup jual beli domain di facebook, saya terkendala dengan proses bergabung dengan grup tersebut (menunggu persetujuan). Tidur serasa tidak nyenyak, bingung domain tersebut harus di-bagaimanakan?

Semut di seberang lautan nampak, gajah di pelupuk mata tak nampak

sell domain
Gambar oleh: ngaret.com

Ternyata setelah saya telusuri lebih lanjut, registrant tempat saya mendaftar domain menyediakan sebuah wadah marketplace bagi penggunanya yang ingin melakukan transaksi jual-beli domain.

withdraw marketplace earning
Gambar oleh: ngaret.com

Satu hal fatal yang saya lakukan adalah, tidak melakukan riset pasar terlebih dahulu sebelum menjual domain tersebut. Untuk apa? Sama seperti pada umumnya, dalam melakukan transaksi jual-beli salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah menentukan harga yang pantas untuk barang/jasa yang hendak kita jual ataupun beli, cih!

Senang atau sedih 🙁

old registrant update
Gambar oleh: ngaret.com

Selang beberapa hari setelah saya melelang domain saya, terdapat pemberitahuan yang masuk melalui email saya yang menyatakan bahwa domain saya telah berhasil dijual dan dipindahtangankan terhadap pihak pembeli.

Yes, akhirnya tidak jadi rugi; dalam hati saya berkata. Meskipun saya rugi beberapa $$ namun hal tersebut tidak seberapa jika dibandingkan harus rugi sepenuhnya (seharga domain), prinsip ekonomi.

Dengan perasaan yang sudah sedikit lega; dalam hati saya terpikirkan, sebenarnya siapa ya yang mau membeli domain yang saya jual? Mau dipakai buat apa ya domain saya nantinya?

domain new owner
Gambar oleh: ngaret.com

Akhirnya dengan perasaan dag-dig-dug, saya telusuri melalui mbah mengenai new owner domain saya. Saya jadi speechless setelah melihat hasil pencarian tersebut; entah saya harus senang karena domain saya berhasil dijual atau harus sedih karena domain saya dipakai oleh new owner tersebut.

Konklusi

Jangan panik! keep calm and low profile! Fokus, konsentrasi dan tepat sasaran saat bekerja untuk tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan; bahkan meskipun skill yang kita miliki sudah sangat mahir sekali, jika tidak tepat sasaran, apa gunanya?

Meskipun perkara-perkara kecil, namun jika tidak diperbaiki bisa merusak perkara-perkara besar. Bahkan dari hal-hal yang tidak diinginkan sekalipun, akan selalu ada hal-hal baik yang tersirat di dalamnya.

Referensi:

Summary
Review Date
Reviewed Item
Jual domain murah? Jangan terburu-buru!
Author Rating
51star1star1star1star1star
(Visited 79 times, 1 visits today)
News Reporter
Banyak orang menyebutku sebagai seorang petualang, dan itulah aku --hanya satu hal bedanya: seseorang yang mengorbankan kulit luarnya untuk membuktikan kebenaran di dalamnya. (1965) ~Ernesto "Che" Guevara

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *