4 langkah mudah backup file folder manual pada linux

Melakukan backup file folder atau data penting kamu merupakan suatu kegiatan wajib yang harus dilakukan secara berkala, terlebih jika data tersebut is really important. Untuk melakukan backup tersebut, kamu bisa melakukannya dengan berbagai macam utilitas atau aplikasi yang tersedia, mulai dari berbagai macam platform hingga versi. Pada sistem operasi berbasis perintah (command line interface), hal ini terkesan sulit untuk dilakukan karena memang backup harus dilakukan secara manual (by command), terkecuali jika kamu menginstal versi desktop sistem operasi tersebut.

4 langkah mudah backup file folder manual pada sistem operasi linux

Berikut alternatif melakukan backup secara manual yang dapat kamu lakukan untuk mengamankan file dan folder penting kamu pada sistem operasi linux melalui terminal (command line)

Tentukan target!

Gambar oleh: ngaret.com

Pilih file atau folder yang akan diamankan (backup), untuk memudahkan proses ini, pindah posisi kursor (pointer) tepat satu ditektori sebelum file atau folder target (yang akan di-backup) misalnya folder yang akan dibackup adalah folder: ngaret_com, pindah tepat satu posisi folder sebelum direktori tersebut.

cd /var/sentora/hostdata/zadmin/public_html/

Mulai backup

Gambar oleh: ngaret.com

Lakukan backup dengan menggunakan utilitas zip dengan cara mengeksekusi perintah:

Jika perintah gagal dieksekusi, pastikan aplikasi zip sudah diinstal pada server kamu, jika belum lakukan instalasi dengan cara mengeksekusi perintah instalasi berikut:

Pindahkan

Gambar oleh: ngaret.com

Pindahkan file atau folder hasil backup ke direktori web atau direktori khusus yang sudah disediakan (ftp misalnya) agar dapat diakses untk disalin kemudian. Dalam contoh ini, file hasil backup dipindahkan ke direktori web agar dapat didownload melalui protokol http (domain).

Amankan!

Gambar oleh: ngaret.com

Amankan file hasil backup tersebut, jika menggunakan protokol http tentu kamu harus mengamankan file tersebut dengan cara mendownload melalui domain atau ip address server kamu.

 

Catatan:

  • Jangan lupa untuk menghapus atau memindahkan file hasil backup tersebut agar tidak dapat diakses oleh orang yang tidak berkepentingan.
  • Utilitas yang digunakan pada contoh ini adalah zip, dan webserver (apache), tentunya kamu harus mempunyai zip opener untuk dapat mengakses file zip yang telah kamu backup, pada sistem operasi window kamu dapat menggunakan winrar, 7-zip, dkk. sedangkan pada sistem operasi linux utilitas yang dapat kamu gunakan adalah zip dengan cara menginstal terlebih dahulu (jika belum tersedia).

Referensi:

Summary
Review Date
Reviewed Item
4 langkah mudah backup file folder manual pada linux
Author Rating
51star1star1star1star1star
(Visited 854 times, 1 visits today)
News Reporter
Banyak orang menyebutku sebagai seorang petualang, dan itulah aku --hanya satu hal bedanya: seseorang yang mengorbankan kulit luarnya untuk membuktikan kebenaran di dalamnya. (1965) ~Ernesto "Che" Guevara

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *